Profil Kota Padang

gadang padang

 

MANINJAU NAN EKSOTIS

 

PROFIL KOTA PADANG-3614100043

Kota Padang adalah kota terbesar di pantai barat Pulau Sumatera sekaligus ibu kota dari provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota ini merupakan pintu gerbang barat Indonesia dari Samudra Hindia. Kota Padang memiliki wilayah seluas 694,96 km² dengan kondisi geografi berbatasan dengan laut dan dikelilingi perbukitan dengan ketinggian mencapai 1.853 mdpl. Secara geografis wilayah Kota Padang berada antara 00º44’00”-01º08’35”LS dan 100º05’05”-100º34’09” BT dengan luas wilayah 694,96 Km² dengan batas-batas sebagai berikut :

  • Batas Utara       : Kabupaten Padang Pariaman
  • Batas Selatan    : Kabupaten Pesisir Selatan
  • Batas Timur       : Selat Mentawai
  • Batas Barat        : Kabupaten Solok

Video Copyright : NickCopter

deliniasi

Deliniasi Kota Padang (Wikiapia, 2016)

Konstelasi Kota Padang

Gambaran kontelasi Kota Padang dalam lingkup yang lebih luas dapat diamati dengan mengetahui fungsi dan peran Kota Gresik secara makro. peran dan fungsi Kota Padang dalam konstelasi regional dan nasional menjadikan Kota Padang sebagai pusat distribusi dan koleksi barang serta pusat pelayanan jasa. Dengan demikian akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap sistem pergerakandi tingkat wilayah sekitarnya (Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Solok) maupun regional. Sistem pergerakan antar wilayah administrasi kota perlu diintegrasikan dengan wilayah sekitarnya, sehingga dapat di capai sistem pergerakan yang efisien dan optimal.

Peran dan fungsi utama yang diarahkan

Kota Padang ialah sebagai kota pusat koleksi dan distribusi barang dan jasa.  Selain itu  Kota Padang saat ini tengah diarahkan sebagai kota metropolitan berbasis mitigasi bencana dengan didukung oleh pengembangan sektor perdagangan, jasa, industri dan pariwisata.  Disamping itu, dalam RTRW Nasional Kota Padang, kota ini diarahkan sebagai pusat kegiatan nasional, terutama dalam kerja sama Internasional IMS-GT (Indonesia, Malaysia, and Singapore – Growth Triangle)

Kondisi eksisting

Demografi

demografiDiatas lahan yang terbentang seluas 96 km2, kota padang dihuni oleh 876.678 jiwa penduduk (sumber: BPS Kota Padang, 2013). Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin laki – laki sebesar 437.162  jiwa sedangkan jumlah penduduk berjenis kelamin perempuan sebanyak 439.516 jiwa . Kepadatan penduduk rata – rata Kota Padang, ialah1.101 jiwa / km2.

padangaggggg

Ekonomi

makan padangKota Padang terletak di pinggur pantai Sumatera dan dilembah perbukitan Bukit Barisan yang merupakan kota peisisr. Kehadiran pelabuhan laut menjadu salah satu penunjang kegiatan ekonomi kota . Dengan adanya pelabuhan ini, Kota Padang semakin didorong menujun perekonomian dibudang , ekspor komoditas utama seperti karet, kelapa sawit,  industri semen. Selain itu terdapat bebeprapa kegiatan penunjang yang mendukung perekonomian Kota Padang, seperti Perdagangan , hotel , restorean, dan jasa.

Sarana dan Prasarana

Fasilitas Pendidikan

Fasilitas pendidikan yang mendukung pendidikan di Kota Padang terdiri dari  3 TK negeri, 192 TK Swasta , 354 SD Negeri , 60 SD Swasta , 35 SMP Negeri , 4SD Negeri , 60 SD Swasta , 35 SMP Negeri , 38 SD Swasta, 14 SMU Negeri  , 31 SMU Swasta, 9 SMK Negeri , 37 SMK Swasta, dan 7 MI Negeri , 4 MI Swasta, & MTS Negeri , 10 MTS Swasta serta 3 MA Negeri dan 2 MA Swasta.

Fasilitas kesehatan

Di bidang kesehatan, saat ini pemerintah telah menyediakan 5 unit rumah sakit yang tersebar di Kecamatan Padang Timur, Padang Utara, dan Kuranji. Rumah Sakit swasta berjumlah 8 unit dan rumah sakit khusus berjumlah 12 unit. Agar pelayanan dapat lebih terjangkau oleh masyarakat baik dari segi biaya dan jarak, di setiap kecamatan telah tersedia puskesmas, puskesmas pembantu dan tenaga medis. Di seluruh Kota Padang terdapat 19 Puskesmas, 50 Pustu, dan 482 tenaga medis.

Komponen Air Bersih

Sumber-sumber produksi air yang dimiliki PDAM, yaitu 4 Instalasi Pengolahan Air (IPA), 3 IPA mini dan 12 sumur bor, yaitu antara lain: IPA Ulu Gadut, IPA Jawa Gadut, IPA Guo Kuranji, IPA Latung, IPA Pegambiran, IPA Bungus, IPA Gunung Pangilun. Untuk menambah kemampuan pelayanan kebutuhan air minum penduduk yang mencapai 150 l/hari telah dipasang 33 unit Hidran Umum, dengan asumsi setiap Hidran Umum dapat melayani kebutuhan 100  jiwa penduduk. Pemeriksaan kualitas air dilaksanakan secara berkala

Komponen Persampahan

Kegiatan Pengumpulan sampah dilakukan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) bersama-sama masyarakat. Kegiatan pengumpulan dari rumah-rumah atau lokasi-lokasi sumber ke TPS serta pembersihan jalan-jalan kota menjadi tanggung jawab DKP. Untuk mendukung kegiatan pengumpulan sampah, saat ini di wilayah Kota Padang terdapat TPS sebanyak 74 lokasi yang tersebar di enam kecamatan dan kontainer sebanyak 39 lokasi yang tersebar di lima kecamatan.

Komponen Sanitasi

Sistem pengolahan air limbah rumah tangga dikelola sendiri oleh masyarakat dengan membangun septic tank di setiap rumah. Pemerintah Daerah memiliki 2 unit mobil tinja yang dioperasikan oleh 2 perusahaan swasta. Kedua mobil tinja tersebut beroperasi setiap harinya dengan rotasi 4 – 6 kali/ hari dan volume air limbah yang terangkut berkisar 40 – 50 m3 yang diolah di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang terletak di Kecamatan Nanggal mempunyai kapasitas pengolahan 61 m3 /hari.

MASALAH , POTENSI DAN ISU STRATEGI

  • wifi-icon-transparentblack-wifi-icon-clip-art-vector-clip-art-online-royalty-free-extietww-304x239

    POTENTIAL

  • Fungsi kota Padang sebagai ibukota Provinsi Sumatera Barat dapat memberikan dampak baik bagi perkembangan ekonomi

  • Peranan Kota Padang sebagai pusat koleksi – distribusi barang bagi kawasan sekitarnya
  • Ketersediaan lahan dan kelengkapan sara dan prasarana pelayanan, baik skala kota maupun skala regional
  • Terdapat beberapa sektor yang berpotensi untuk dikembangkan, yakni sektor perikanan dan kelautan yang memberi sumbangan yang besar bagi ekonomi kota.
  • Terdapat sumber daya alam mineral yang cukup luas 30 ha , yakni pertambangan batu kapur
  • Ketersediaan dan kualitas sumber daya manusia yang memadai
  • Kota Padang memiliki potensi wisata yang cukup besar , baik wisata budaya , alam dan sejarah.


problem

MASALAH

  • Kondisi kerawanan terhadap bencana, terkait jalur patahan dan potensi gelombang dari laut yang empengaruhi pengembangan fisik di sepanjang jalur patahan di kawasan pantai.
  • Adanya limitasi daya dukung dna daya tampung ruang dalam kegiatan perkotaan akibat pengaruh kerawanan bencana.
  • Sistem pergerakan antar wilayah administrasi kota yang belum terintegarasi dengan baik.
  • Kota Padang sering dijasdikan sebgai jalur lintas menuju objek wisata di daerah lainnya.

ISU STRATEGIS

  • Limitasi lahan yang dapat dikembangkan untuk kegiatan perkotaan karena adanya ruang-ruang yang memiliki kerawanan bencana tinggi dan upaya untuk mempertahankan sawah irigasi teknis yang ada di Kota Padang.
  • Perkembangan Kota Padang yang cepat menuntut kebutuhan ruang untuk menampung perkembangan kota
  • Peran dan fungsi Kota Padang dalam konstelasi regional dan nasional menjadikan Kota Padang sebagai pusat distribusi dan koleksi barang serta pusat pelayanan jasa.

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

One thought on “Profil Kota Padang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s